Kisah Nyata PHL Bu Tuti : Selama 17 Tahun Baru Merasakan Kesejahteraan Di Tangan Gubernur Ahok

Aksi Bu Tuti (54) petugas pemeliharaan jalur hijau yang berani mengusir pengunjuk rasa di taman Jalan Medan Merdeka Selatan depan Balai Kota kemarin ternyata sampai ke telinga Gubernur DKI Jakarta Pak Basuki Tjahaja Purnama (Pak Ahok).Bu Tuti dipanggil ke Balai Kota.

Bu Tuti datang ke Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Selatan, Rabu (23/3/2016). Dia tampil sederhana, mengenakan topi merah jambu dan seragam hijau bertuliskan 'Pemeliharaan Jalur Hijau Jalan Dinas Pertamanan dan Pemakaman Provinsi DKI Jakarta'.Tak menunggu lama, Bu Tuti pun ditemui Pak Ahok sekitar pukul 08.30 WIB. Pak Ahok dengan ramah menyapa Bu Tuti. Keduanya berjabat tangan dan saling melempar senyum. 

Pak Ahok dan Bu Tuti pun terlibat perbincangan. Bu Tuti dengan antusias bercerita bagaimana dirinya marah ketika para pendemo menginjak-injak taman yang berada di depan Gedung Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (22/3) kemarin.

"Iya, saya juga enggak demen (tidak suka dengan pengunjuk rasa yang menginjak-injak taman)," kata Bu Tuti kepada Pak Ahok.

Pak Ahok pun bertanya lebih jauh kepada Bu Tuti soal peristiwa perusakan taman itu. Mantan Bupati Belitung Timur ini nampak sangat antusias. "Ibu enggak bisa foto?" tanya Pak Ahok.

"Enggak foto waktu itu. Saya singkirin saja. Sudah diinjek-injekin," jawab Bu Tuti. Bu Tuti memang tak punya handphone kamera. Handphonenya hanya Handphone biasa yang hanya bisa untuk SMS dan telepon.

Bu Tuti mengaku merasa bangga terhadap sosok Pak Ahok. Selama 17 tahun bekerja sebagai petugas PHL merawat taman, kesejahteraan baru dirasakannya di bawah kepemimpinan Pak Ahok.

"Udah 17 tahun saya kerja merawat taman, tapi baru pas zaman Pak Ahok kesejahteraan kita diperhatikan," kata Bu Tuti. "Dulu boro-boro gaji gede. Gaji naik 3 bulan aja udah Alhamdulilah. Kalau sekarang kan udah sama UMR," sambungnya dengan tersenyum.

Tuti tak asal bicara. Menurutnya saat ini banyak orang yang dikenalnya ingin menjadi PHL di DKI Jakarta. "Sekarang sudah sejahtera, jadi banyak yang baru lulus sekolah malah mau kerja beginian, padahal dulu mah boro-boro kerja ginian," ujarnya sambil tersenyum.

"Saya dukung Pak Ahok lagi deh," katanya.
Dalam pertemuannya dengan Pak Ahok hari ini, Bu Tuti dan Pak Ahok terlibat perbincangan hangat.Pak Ahok mengajak Bu Tuti foto bersama, bahkan memberikan Bu Tuti sebuah handphone untuk memotret bila ada yang merusak taman untuk dilaporkan kepada pihak yang berwajib.

Tidak ada komentar: